Kopi adalah salah satu minuman yang tak pernah habis dibicarakan.
Banyak jenis kopi yang ada, namun dua di antaranya sering kali membuat para penikmatnya bingung, yaitu long black dan americano.
Meskipun keduanya terlihat mirip, perbedaan long black dan americano sebenarnya cukup signifikan, baik dari segi rasa, penyajian, maupun cara pembuatannya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam perbedaan kedua jenis kopi tersebut.
Daftar Isi
Apa Itu Long Black?
Long black adalah jenis kopi yang cukup populer di Australia dan Selandia Baru, Cara penyajiannya adalah dengan menuangkan espresso ke dalam secangkir air panas.
Perbandingan antara espresso dan air panas dalam long black umumnya adalah 1:2, meskipun bisa disesuaikan sesuai dengan selera.
Teknik ini menjaga lapisan crema (busa kopi) di permukaan kopi, memberikan aroma yang lebih intens dan rasa yang lebih pekat.
Baca juga: Apa Itu Long Black? Rahasia Kopi Hitam yang Nikmat
Apa Itu Americano?
Americano, di sisi lain, memiliki cara penyajian yang hampir mirip, namun ada sedikit perbedaan dalam langkah-langkah pembuatannya.
Untuk membuat americano, espresso pertama-tama diseduh dan kemudian ditambahkan air panas.
Perbandingan antara espresso dan air panas pada americano lebih besar, yaitu sekitar 1:3 atau 1:4.
Karena penambahan air yang lebih banyak, lapisan crema pada americano tidak sekuat long black, dan rasa kopi cenderung lebih ringan.
Baca lebih lengkap: Apa Itu Americano: Sejarah, Rasa + Cara Membuatnya
Perbedaan Long Black dan Americano
Meskipun keduanya merupakan minuman berbahan dasar espresso yang disajikan dengan tambahan air panas, long black dan americano memiliki perbedaan signifikan dalam proses pembuatan, perbandingan antara espresso dan air, rasa, serta lapisan crema yang dihasilkan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan utama antara long black dan americano secara lebih rinci.
1. Proses Pembuatan
Proses pembuatan long black dan americano sangat memengaruhi hasil akhir rasa kopi yang disajikan.
Long Black
- Espresso diseduh terlebih dahulu.
- Setelah itu, espresso dituangkan ke dalam secangkir air panas.
- Dengan cara ini, lapisan crema (busa kopi) tetap terjaga, memberikan rasa yang lebih pekat dan aroma yang lebih kuat.
Americano
- Espresso diseduh terlebih dahulu.
- Kemudian, air panas ditambahkan ke espresso yang telah diseduh.
- Proses ini membuat lapisan crema lebih tipis dan tidak bertahan lama, sehingga kopi terasa lebih ringan.
2. Perbandingan Air dan Espresso
Perbandingan antara jumlah espresso dan air panas sangat menentukan kekuatan rasa kopi.
Long Black
- Perbandingan espresso dan air panas pada long black adalah sekitar 1:2.
- Perbandingan ini menghasilkan kopi dengan konsentrasi yang lebih tinggi, menjaga rasa yang lebih pekat dan kuat.
Americano
- Perbandingan espresso dan air panas pada americano adalah sekitar 1:3 hingga 1:4.
- Dengan lebih banyak air yang ditambahkan, kopi americano lebih encer dan lebih ringan dibandingkan dengan long black.
3. Rasa dan Kekentalan
Perbedaan dalam perbandingan air dan espresso akan berpengaruh langsung pada rasa dan tekstur kopi.
Long Black
- Karena penggunaan air yang lebih sedikit, long black memiliki rasa yang lebih pekat dan sedikit lebih pahit.
- Keberadaan crema yang terjaga menambah kekuatan rasa, memberikan pengalaman kopi yang lebih intens.
Americano
- Penambahan air yang lebih banyak membuat rasa kopi lebih ringan dan lebih smooth.
- Kekentalan kopi juga berkurang, karena lebih banyak air yang digunakan, sehingga cita rasa espressonya menjadi lebih tersamar.
4. Lapisan Crema
Lapisan crema atau busa kopi yang terbentuk di permukaan kopi adalah faktor penting yang memengaruhi aroma dan tekstur minuman.
Long Black
- Lapisan crema pada long black lebih tebal dan bertahan lebih lama.
- Crema yang tebal memberikan aroma kopi yang lebih kuat dan menambah kepekatan rasa kopi, menjadikannya lebih intens dan aromatik.
Americano
- Lapisan crema pada americano lebih tipis dan cepat hilang.
- Dengan crema yang lebih sedikit dan cepat menghilang, tekstur kopi americano menjadi lebih halus dan ringan.
Mana yang Lebih Nikmat?
Pada akhirnya, pilihan antara long black dan americano sangat tergantung pada preferensi pribadi.
Kedua jenis kopi ini memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pilihan mana yang lebih nikmat bergantung pada selera masing-masing.
Berikut ini adalah analisis lebih rinci mengenai kedua kopi tersebut, untuk membantu kamu memilih mana yang lebih cocok untuk dinikmati.
Long Black: Pilihan untuk Pecinta Rasa Pekat dan Aromatik
Jika kamu adalah seseorang yang menyukai rasa kopi yang lebih pekatan dan aromatik, long black mungkin menjadi pilihan yang tepat.
- Rasa yang lebih pekat: Dengan perbandingan air yang lebih sedikit (1:2), long black cenderung lebih kuat dalam rasa. Rasa kopi ini lebih dominan, dengan sedikit rasa pahit yang lebih terasa.
- Crema yang tebal: Lapisan crema yang terjaga pada long black memberikan aroma yang lebih intens. Bagi banyak orang, crema ini memberikan kenikmatan ekstra yang tidak ditemukan pada jenis kopi lain.
- Pengalaman kopi yang lebih kaya: Bagi mereka yang menikmati sensasi kopi yang lebih kaya dan penuh, long black memberikan pengalaman yang lebih memuaskan. Kopi ini cocok bagi penikmat kopi yang ingin merasakan kekuatan espresso yang lebih terasa.
Jika kamu menginginkan kopi yang intens dengan rasa yang tajam, long black bisa menjadi pilihan ideal.
Americano: Pilihan untuk Pecinta Rasa Ringan dan Halus
Di sisi lain, jika kamu lebih suka menikmati kopi yang lebih ringan dan halus, americano adalah pilihan yang lebih tepat.
- Rasa yang lebih lembut: Dengan perbandingan air yang lebih besar (1:3 atau 1:4), rasa kopi pada americano lebih halus dan kurang tajam. Proses penambahan air lebih banyak membuat kopi ini lebih mudah dinikmati bagi mereka yang tidak terlalu menyukai rasa pahit yang kuat.
- Kekentalan yang lebih ringan: Karena lebih banyak air yang digunakan, kopi americano terasa lebih encer dibandingkan dengan long black, memberikan tekstur yang lebih ringan.
- Kopi yang lebih smooth: Americano menawarkan rasa kopi yang lebih mudah dicerna, membuatnya cocok bagi penikmat kopi yang lebih suka minuman dengan tekstur lembut namun tetap mempertahankan cita rasa espresso.
Bagi kamu yang mencari kopi yang tidak terlalu pekat dan lebih smooth, americano adalah pilihan yang lebih sesuai.
Kesimpulan
Secara umum, perbedaan long black dan americano terletak pada cara penyajian, perbandingan antara espresso dan air panas, serta tekstur dan kekentalan kopi itu sendiri.
Keduanya memiliki penggemarnya masing-masing, dan semua tergantung pada selera. Jika kamu lebih suka kopi yang lebih pekat dan beraroma kuat, long black adalah pilihan yang ideal.
Sebaliknya, jika kamu menginginkan rasa kopi yang lebih lembut dan ringan, americano bisa jadi pilihan yang lebih pas.
Keduanya adalah varian kopi yang patut dicoba, dan kamu bisa mengeksplorasi sendiri mana yang lebih nikmat sesuai dengan selera pribadi.